Hallo kawans, thanks udah mampir di blog ini, Saya ingin berbagi cerita tentang pengalaman pribadi yang semoga bermanfaat bagi orang banyak. tulisan ini sebagai prolog sebelum saya menceritakan detil tentang masing2 beasiswa. Check it out!!
Bulan juli-september merupakan bulan-bulan yang menegangkan. Di
mana tes beasiswa master dan pengumuman berlangsung di bulan-bulan tersebut. Dag
dig dug sebenernya, tapi aku bawa santai saja. Bulan juli merupakan waktu pengumuman
shortlisted beasiswa AAS (Australia Awards Scholarship) yang aplikasinya
udah aku submit 3 bulan sebelumnya, tepatnya di last minute deadline tgl 31 April.
Beasiswa ini misterius karena tidak disebutkan tanggal pasti
pengumumannya. Hanya disebutkan bahwa pengumuman shortlisted akan dipublished
pada bulan juni. Namun, selama bulan juni pengumuman tak kunjung datang. Aku dapat info dari temen bahwa di kaskus, fb dll para aplicants pada heboh
berdiskusi belum datangnya pengumuman. To be honest, Aku sama sekali tdk
kepikiran waktu itu entah karena saking ndredeg nya atau memang udah
pasrah aja ;D. Maklum, ini adalah pengalaman pertama daftar beasiswa LN.
Pada
tanggal 12 Juli, Aku dan teman2 pergi ke malang untuk liburan. Di tengah2
liburan tgl 13 Juli pagi, ada whatsapp dari temen2 yang juga daftar beasiswa
ini memberitahukan bahwa tim AAS sudah mengirim email pengumuman. Bisa
dibayangin dong, lagi asyik2 liburan out of the blue dikasih kabar yang
mendebarkan. Jantung tiba2 berdetak lebih kencang dan darah serasa menyerbu
otak. Apalagi ketika mereka mengatakan bahwa mereka kurang beruntung. Mereka
sangat penasaran dan memaksaku untuk membuka email. Aku tidak berani membuka
email selain karena masih dag dig dug, juga karena sinyal sangat lemah sebab
lagi di gunung. Akhirnya, aku matikan HP dan menikmati liburan dulu. Sore hari
saat perjalanan pulang ke sidoarjo, q aktifkan lagi hp, langsung incoming chats
banyak bgt yang menanyakan bagaimana hasil aplikasiku. Aku masih menghiraukan
pertanyaan mereka krn q pun tak PD utk mengecek email. Sesampai di rumah
sekitar pukul 22.00, q berencana langsung tidur krn badan sangat capek. Saat
mau memejamkan mata, terdapat SMS dari AAS yang menyatakan agar segera melihat
E-mail dan melakukan konfirmasi. Aku sangat penasaran, akhirnya q buka email dan
hasilnya…… terdapat tulisan successful.
Alhamdulillah, I am successful to be shortlisted candidate. Tahap selanjutnya
adalah Tes IELTS dan wawancara. Tes IELTS ini bersifat wajib meskipun saya
sudah punya sertifikat IELTS. Aku dapat tes Ielts tgl 31 Juli dan wawancara tgl 5
Agustus di Surabaya (untuk lebih rincinya ttg AAS akan saya ceritakan di bagian
terpisah).
Di bulan ini, selain pengumuman AAS terdapat juga pengumuman MORA
scholarship. Tes MORA (essay on the spot, tes psikologi, LGD (Leaderless
Group Discussion)¸ dan wawancara) akan dilaksanakan tgl 2 Agustus di
Jakarta. Wait… tgl 31 aku ada tes IELTS di Surabaya, tgl 2 Agustus ada tes di
Jakarta, tgl 5 nya tes di Surabaya lagi. Mepet-mepet banget waktunya. Pada
waktu itu q tdk memikirkan persiapan krn aku yakin bahwa aplikasi ku buat sendiri
maka aku tahu betul isi aplikasi yang ku buat. Yang lebih q persiapkan adalah
kesehatan karena jika tidak fit, maka tes tidak berjalan baik. Alhamdulillah
tes MORA berlangsung dari pagi pkl. 9.00 – 22.00. WOW ya jam 10 malam. Bisa
dibayangkan kan betapa capeknya dan tgl 5 nya aku harus tes wawancara AAS di
Surabaya. Singkat cerita, Pengumuman
keluar 2 minggu setelah tes. Saat itu q juga sedang melakukan perjalanan liburan
bersama keluarga ke situbondo. Pada saat perjalanan pulang, di grup WA sudah
ramai ttg pengumuman kandidat. Aku melihat status BBM salah seorang teman yg
mencantumkan q sbg awardee. (nama-nama MORA awardees dipublished di website,
berbeda dengan AAS yang pengumumannya personal ke email masing2) Alhamdulillah aku juga lolos beasiswa MORA (untuk lebih rincinya akan saya ceritakan di bagian
terpisah).
Well, selain 2 beasiswa itu. aku juga ingin daftar beasiswa LPDP yang
deadline pendaftaran tgl 20 bulan yang sama (Ketiga beasiswa itu adalah
pengalaman pertama saya daftar beasiswa). LPDP akan diumumkan tgl 9 september.
Hari itu bertepatan dengan tgl pernikahan sahabat saya. Pada tgl 8 sept, Aku pergi ke tempat resepsinya di Ciamis, Jawa Barat. Tapi mampir ke Jogja
dulu untuk bertemu dengan teman2 lama. It was really awesome occasion.
Bercengkerama, bercanda, dan tidak lupa saling mengingatkan semangat ma’nawiyah
yang semakin surut. Singkat cerita, selesai resepsi kita langsung kembali ke
jogja. Karena melewati pegunungan, jalanan pun berkelok-kelok yang membuat
perut mual. Tiba-tiba ada beberapa teman yang menanyakan hasil LPDP yang
membuat perut semakin mual. Setelah sholat ashar, saya beranikan diri untuk
buka account. Dan Alhamdulillah ternyata Saya dinyatakan LULUS. (Untuk kisah selengkapnya
akan saya tuliskan di artikel lain).
When
all is said and done, ada yang unik dari semua pengumuman-pengumuman tsb yaitu diumumkan
pada saat saya sedang travelling :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar